Statistika Industri

Nama : I Made Darga Ardhiyana
NIM : 2310521010
Kelas : A


SOAL PPT : 

1.) Jelaskan pengertian statistik inferensial!
Jawab : 
            Statistik Inferensial (sering juga disebut statistik induktif atau statistik probabilitas),adalah teknik yang digunakan untuk menganalisis data sampel dan hasilnya diberlakukan untuk populasi. Statistik ini akan cocok digunakan bila sampel diambil dari populasi yang jelas, dan teknik pengambilan sampel dari populasi itu dilakukan secara random. Statistik ini disebut statistik probabilitas, karena kesimpulan yang diberlakukan untuk populasi berdasarkan data sampel itu kebenarannya bersifat peluang (probability). Suatu kesimpulan dari data sampel yang akan diberlakukan untuk populasi itu mempunyai peluang kesalahan dan kebenaran (kepercayaan) yang dinyatakan dalam bentuk persentase. Bila peluang kesalahan 5% maka taraf kepercayaan 95%, bila peluang kesalahan 1%, maka taraf kepercayaan 99%. Peluang kesalahan dan kepercayaan ini disebut dengan taraf signifikansi.

2.) Perbedaan statistik parametrik dengan non-parametrik!

Jawab :

            Dalam statistik inferensial terdapat statistic parametrik dan non-parametrik. Statistic parametrik digunakan untuk menguji parameter populasi melalui statistik, atau menguji ukuran populasi melalui statistik. Berikut ini penjelasan mengenai statistik parametrik dan non-parametrik:

  • Statistic parametrik : bagian statistika yang parameter populasinya harus memenuhi syarat-syarat tertentu seperti data berkala interval/rasio, syarat pengambilan sampel harus random, berdistribusi normal atau normalitas dan syarat memiliki varian yang homogen dan homogenetis, model regresi linear, dan sebagainya. Dalam statistic parametrik, indicator-indikator yang dianalisis adalah parameter-parameter dari ukuran objek yang bersangkutan.
  • Statistik non-parametrik : bagian statistika yang parameter populasinya bebas dari keharusan terpenuhinya syarat-syarat berskala interval/rasio syarat pengambilan data secara random, berdistribusi normal/normalitas dan syarat memilikivarian yang homogen atau homogenitas,model regresi linier dan lain-lain

3.)Bagaimana langkah-langkah memilih metode statistik yang tepat?

Memilih metode statistik yang tepat merupakan langkah penting dalam melakukan analisis data.

  1. Penting untuk memahami dengan jelas pertanyaan penelitian yang ingin dijawab atau analisis yang ingin dilakukan. 
  2. Memahami jenis data yang Anda miliki, apakah numerik atau kategorikal, dan apakah distribusinya normal atau tidak. 
  3. Periksa asumsi-asumsi yang dibutuhkan oleh metode statistik yang anda pertimbangkan, seperti distribusi data atau homogenitas varians. Tujuan analisis juga harus dipertimbangkan, apakah anda ingin membuat estimasi, menguji hipotesis, atau melakukan analisis prediktif. 
  4. Periksa desain penelitian anda, apakah eksperimental atau observasional, dan apakah ada kelompok kontrol yang harus dipertimbangkan.


Latihan Soal : Buku Statistika Hal. 91-92 dan Soal No. 1-7

1.) Tentukan ukuran/jumlah sampel (n) untuk memperkirakan rata-rata populasi (m) dari soal di bawah ini? Akan dilakukan penelitian "Rata-rata Biaya Pendidikan Dasar per Murid per tahun di Provinsi Jawa Timur". Banyaknya seluruh sekolah di provinsi tersebut dimisalkan ada 1.000 sekolah. Perbedaan rata-rata biaya pendidikan antara yang tertinggi dan yang terendah sebesar Rp100.000,00. Bound of error atau kesalahan sampling tertinggi yang dikehendaki tidak lebih dari Rp3.000,00. Tingkat kepercayaan yang digunakan 95%.



2.) Tentukan ukuran/jumlah sampel (n) untuk memperkirakan persentase populasi dari soal di bawah ini: Akan direliti "Berapa Besar Persentase Sumber Biaya Pendidikan SD Negeri yang Berasal dari PAD di Kabupaten Malang". Misalkan, seluruh SD Negeri yang ada di Kabupaten Malang berjumlah 2000 sekolah. Bound of error atau kesalahan sampling tertinggi yang dikehendaki tidak lebih dari 5%. Tingkat kepercayaan yang digunakan 95%.



3.) Jelaskan pengertian dan berikan contoh masing-masing dari: 
Jawab : 
  1.  Populasi : Populasi adalah sekumpulan data yang mempunyai karakteristik yang sama dan menjadi objek inferensi. Ada dua macam jenis populasi, yaitu populasi terbatas dan populasi tidak terbatas (tak terhingga). Contoh Populasi Terbatas : Jumlah penduduk di Kota Denpasar berjumlah 1.000.000 jiwa. Contoh Populasi Tak Terbatas : Suatu percobaan seorang bandar akan melemparkan sepasang da sampai tak terhingga kali lemparannya. Maka setiap kali menc sepasang bilangan yang muncul akan mendapatkan sepasang yang tak terhingga pula.
  2. Sampel : Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Sampel merupakan himpunan bagian dari populasi. Sampel penelitian adalah sebagian dari populasi yang diambil sebagai sumber data dan dapat mewakili seluruh populasi.
  3. Statistik : Karakteristik dari sampel dan angka yang menggambarkan suatu sampel
  4. Parameter : Karakteristik dari populasi dan angka yang menggambarkan keseluruhan populasi
4. Jelaskan perbedaan populasi dan sampel?
Jawab : 
Populasi adalah keseluruhan dari subjek penelitian, sedangkan sampel adalah sebagian dari populasi tersebut. Populasi berfokus pada identifikasi karakteristik anggota populasi. Ada juga karena cakupannya yang luas, pengumpulan data populasi dapat dilakukan dengan kegiatan sensus (sampel jenuh). Sedangkan sampel merupakan sebagian dari populasi yang mewakili seluruh populasi yang diteliti.  

5. Jelaskan teknik sampling?
Jawab : 
Teknik pengambilan sampel atau teknik sampling adalah suatu cara pengambilan sampel yang representatif dari populasi. Teknik sampling merupakan suatu cara untuk menentukan banyaknya sampel dan pemilihan calon anggota sampel, sehingga setiap sampel yang terpilih dalam penelitian dapat mewakili populasinya (representatif) baik dari aspek jumlah maupun dari aspek karakteristik yang dimiliki populasi.

a) Berdasarkan jumlah sampel yang diambil? 
  • Sampling tunggal adalah suatu metode sampling yang hanya diperlukan satu sampel saja dari sebuah populasi.
  • Sampling ganda adalah suatu metode sampling dari sebuah populasi yang dapat diambil satu sampel kedua, hanya jika sampel pertama di anggap belum cukup mewakili dalam pengambilan keputusannya.
  • Sampling multiple adalah suatu metode sampling (lebih dari dua) yang prosesnya sama dengan sampling ganda dan digunakan untuk memenuhi asumsi bahwa pengambilan keputusan masih dirasakan belum mencukupi hanya dari dua sampel saja.
b) Berdasarkan cara yang dipakai?
  • Kebijaksanaan (nonprobability sampling) adalah setiap anggota populasi tidak memiliki kesempatan atau peluang yang sama sebagai sampel. Teknik-teknik yang termasuk ke dalam nonprobability ini antara lain: sampling sistematis, sampling kuota, sampling insidential, sampling purposive, sampling jenuh, dan snowball sampling.
  • Acak/random (probability sampling) adalah teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama kepada setiap anggota populasi untuk menjadi sampel. Teknik ini meliputi simple random sampling, sistematis sampling, proportionate stratified random sampling, disproportionate stratified random sampling, dan cluster sampling.

6. Gambarkan dan jelaskan bagan teknik sampling?

A.) Probability Sampling : Probability adalah kemungkinan terjadinya suatu peristiwa diantara seluruh peristiwa yang mungkin terjadi. Probabilitas kemunculan suatu peristiwa atau kejadian biasa disingkat dengan huruf p dan dinyatakan dalam persen atau proporsi. Sedangkan, probability sampling ialah teknik pengambilan yang memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel.

1.) Simple Random Sampling
Simple random sampling ialah cara pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak tanpa memperhatikan strata (tingkatan) yang ada dalam anggota populasi tersebut. Hal ini dilakukan apabila anggota populasi dianggap homogen (sejenis).

2.) Proportionate Stratified Random Sampling
Proportionate stratified random sampling ialah pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dan berstrata secara proporsional. Dilakukan ini apabila ada anggota populasi yang tidak sejenis (heterogen). 

3.) Disproportionate Stratified Random Sampling
Disproportionate stratified random sampling ialah pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dan berstrata tetapi ada sebagian data yang kurang proporsional pembagiannya. Dilakukan ini apabila anggota populasi heterogen. Teknik ini digunakan untuk menentukan jumlah sampel dengan populasi berstrata tetapi kurang proporsional; artinya, ada beberapa kelompok strata yang ukurannya kecil sekali.

4.) Area Sampling
Area sampling ialah teknik sampling yang dilakukan dengan cara mengambil wakil dari setiap wilayah atau daerah geografis yang ada. Teknik ini digunakan untuk menentukan jumlah sampel jika sumber data sangat luas. Pengambilan sampel didasarkan pada daerah populasi yang telah ditetapkan. Misalnya dari 26 provinsi diambil 10 propinsi secara random/acak.

B.) Non Probability Sampling : Nonprobability sampling adalah teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang/kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Adapun jenis-jenis nonprobability sampling meliputi:

1.)Sampling Sistematis
Sampling sistematis adalah teknik pengambilan sampel berdasarkan urutan dari anggota populasi yang telah diberi nomor urut.

2.) Sampling Kuota
Sampling kuota adalah teknik penentuan sampel dari populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah (kuota) yang diinginkan.

3.) Sampling Insidental
Sampling insidental adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan/incidental bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data.

4.) Sampling Purposive
Sampling purposive adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Misalnya akan melakukan penelitian tentang kualitas makanan, maka sampel sumber datanya adalah orang yang ahli makanan. Sampel ini lebih cocok digunakan untuk penelitian kualitatif, atau penelitian-penelitian yang tidak melakukan generalisasi. Teknik ini dibagi dua, yaitu:
  • Judgment sampling, sampel dipilih berdasarkan penilaian peneliti bahwa dia adalah pihak yang paling baik untuk dijadikan sampel penelitiannya.
  • Quota sampling, teknik sampel ini adalah bentuk dari sampel distratifikasikan secara proposional namun tidak dipilih secara acak melainkan secara kebetulan saja
5.) Sampling Jenuh
Sampling jenuh adalah teknik penentuan sampel kailor sema anggota populasi digunakan selajai sampel. Hal ini saing dilakoskam bila jumlah populasi relatif liel, kurang di 30 orang penelitian yang ingin membuat groeralitat dengan satu yang sangat kecil.

6) Snowball Sampling
Snowball sampling adalah teknik penentuan sampel yang mula-mula jumlahnya kecil, kemudian membesar. Penentuan sampel yang mula- mula jumlahnya kecil, kemudian sampel itu diminta memilih teman- temannya untuk dijadikan sampel. Cara ini banyak dipakai ketika peneliti tidak banyak tahu tentang populasi penelitiannya. Dia hanya tahu satu atau dua orang yang berdasarkan penilaiannya bisa dijadikan sampel. Karena peneliti menginginkan lebih banyak lagi. lalu dia minta kepada sampel pertama untuk menunjukan orang lain yang kira-kira bisa dijadikan sampel. Demikian seterusnya, sehingga jumlah sampel semakin banyalı ibarat bola salju yang menggelinding yang lama-lama menjadi besar

7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan populasi terbatas dan berikan contoh?
Jawab : Populasi Terbatas Populasi terbatas mempunyai sumber data yang jelas batasnya secara kuantitatif sehingga dapat dihitung jumlahnya.
Contoh:
a. Jumlah penduduk Kota Denpasar 1.000.000 jiwa.
b. Jumlah 500 guru SD seDenpasar mengikuti Upacara Bendera di Lapangan Puputan.



















Komentar